Asma (Ashtma)

Good night dan selamat malam..
Malam ini saya mau membuat postingan tentang asma.
Mulai dari Apa itu asma ? obat-obat yang digunakan dalam pengobatan asma? Dan tanda-tanda orang yang mengidap asma.

DEFINISI
Asma berasal dari kata “asthma” yang diambil dari bahasa yunani yang berarti “sukar bernapas”. Asma adalah suatu penyakit kronik (menahun) yang menyerang saluran pernafasan (bronchiale) pada paru dimana terdapat peradangan (inflamasi) dinding rongga bronchiale sehingga mengakibatkan penyempitan saluran nafas yang akhirnya seseorang mengalami sesak nafas
GEJALA
Gejala asma bersifat episodik, seringkali reversibel dengan/atau tanpa pengobatan.
Gejala awal berupa :
a. batuk terutama pada malam atau dini hari
b. sesak napas
c. napas berbunyi (mengi) yang terdengar jika pasien menghembuskan napasnya
d. rasa berat di dada
e. dahak sulit keluar.
Gejala yang berat adalah keadaan gawat darurat yang mengancam jiwa. Yang termasuk gejala yang berat adalah:
a. Serangan batuk yang hebat
b. Sesak napas yang berat dan tersengal-sengal
c. Sianosis (kulit kebiruan, yang dimulai dari sekitar mulut)
d. Sulit tidur dan posisi tidur yang nyaman adalah dalam keadaan duduk
e. Kesadaran menurun

Jenis-jenis Asma
Berdasarkan penyebabnya, asma bronkhial dapat diklasifikasikan menjadi 3 tipe, yaitu :
a Ekstrinsik (alergik)
Ditandai dengan reaksi alergik yang disebabkan oleh faktor-faktor pencetus yang spesifik, seperti debu, serbuk bunga, bulu binatang, obat-obatan (antibiotic dan aspirin) dan spora jamur. Asma ekstrinsik sering dihubungkan dengan adanya suatu predisposisi genetik terhadap alergi. Oleh karena itu jika ada faktor-faktor pencetus spesifik seperti yang disebutkan di atas, maka akan terjadi serangan asma ekstrinsik.
b. Intrinsik (non alergik)
Ditandai dengan adanya reaksi non alergi yang bereaksi terhadap pencetus yang tidak spesifik atau tidak diketahui, seperti udara dingin atau bisa juga disebabkan oleh adanya infeksi saluran pernafasan dan emosi.Serangan asma ini menjadi lebih berat dan sering sejalan dengan berlalunya waktu dan dapat berkembang menjadi bronkhitis kronik dan emfisema. Beberapa pasien akan mengalami asma gabungan.
c. Asma gabungan
Bentuk asma yang paling umum. Asma ini mempunyai karakteristik dari bentuk alergik dan non-alergik.

PENGOBATAN

1. Teofilin
Indikasi : Pencegahan dan pengobatan asma bronkial, asma bronkitis, asma kardial, emfisema paru.
Sediaan : Asmadex tablet ( produksi Dexa Medica)
Dosis : Dewasa 3x sehari 1-2 tablet; anak 6-12 th, 2-3x sehari ½-1 tablet.

2. Aminofilin (OWA no.1)
Indikasi : Pengobatan dan pencegahan bronkokontriksi reversibel yang berhubungan dengan penyakit asma bronkial, emfisema, dan bronkitis kronik.
Sediaan : Amicain suppo (produksi Nellco), Phyllocontin tablet (produksi Mahakam Beta Farma)
Dosis : Dewasa = 3 kali sehari 1 tablet, anak-anak 6-12 tahun = 3 kali sehari ½ tablet (maksimal 10 tablet per pasien atau penggunaan suppo maksimal 3 suppo perhari, suppositoria digunakan untuk kondisi penderita asma yang mengalami gangguan pada saluran pencernaan misalnya mual atau muntah.
3. Salbutamol (Albuterol)
Indikasi : Asma bronkhial, bronkhitis asmatis dan emfisema pulmonum
Sediaan : Bromosal tablet 2mg atau 4 mg (produksi Harsen)
Asmabet sirup (produksi Rocelia)
Dosis : Anak 2-6 th: 3x sehari (1mg); 6-12 th, 3x sehari (2mg); di atas 12 th dan dewasa, 3-4x sehari 2-4 mg.
Anak 2-6 th: 3x sehari 1- ½ sendok mkn; 6-12 th, 3x sehari 1 sendok mkn; di atas 12 th dan dewasa, 3x sehari 1-2 sendok makan.
4. Metaproterenol
Indikasi : Asma bronkhial, bronkhitis kronis dan emfisema
Sediaan : Alupent tablet (produksi Boehringer Ingelheim)
Dosis : Anak-anak: 1,2 – 1,6 mg/kg BB per hari; Dewasa 3 x sehari1 tablet, pada terapi panjang,dosis dapat dikurangi menjadi 2x sehari.
5. Fenoterol
Indikasi : Asma bronkial, bronkitis obstruktif kronis disertai atau tidak emfisema paru, asma disebabkan suatu gerakan olahraga dan kelainan bronkopulmonari.
Sediaan : Berotec inhalasi (produksi Boehringer Ingelheim)
Dosis : Umum dosis tunggal inhalasi: 0,2-1,0 mg tergantung kualitas nebulisasi.
6. Terbutalin
Indikasi : Asma bronkhial, bronkhitis kronis dan emfisema
Sediaan : Brasmatic tablet, Brasmatic sirup (Darya Varia)
Dosis : Dewasa: 2-3x sehari 1-2 tablet. Anak: 7-15 th: 2xsehari 1 tablet; 3-7 th, 2x sehari ½ tablet.Sirup: 7-15 th; 2-3x sehari 1-2 sendok makan;3-7 th, 2-3x sehari ½-1 sendok takar; di bawah 3 th, 2-3x sehari ½ sendok takar.

About irsan_syarifuddin

PEKERJA BUMN KIMIA FARMA

Posted on September 24, 2012, in FARMASI, HEALTH. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: