Obat Tradisionil,Obat tradisional

Menurut Peraturan Menteri Kesehatan RI.No. 179/Men.Kes/Per/VII/1976,obat tradisional adalah obat jadi atau obat berbungkus yang berasal dari bahan tumbuh-tumbuhan, hewan, mineral dan atau sediaan galeniknya atau campuran bahan-bahan tersebut yang belum mempunyai data klinis dan dipergunakan dalam usaha pengobatan berdasarkan pengalaman

Secara harfiah obat tradisional berasal dari kata obat dan tradisioal.Obat itu didefiniskan sebagai campuran berbagai bahan yang diformulasikan dalam berbagai bentuk sediaan dan memiliki efek terapi terhadap tubuh.Sedangkan tardisonal dapat diartikan   Dapat dikatakan Obat tradisional merupakan obat yang menggunakan bahan-bahan dari tumbuhan dan hewan  namun kebanyakan berasal dari tanaman seperti tanaman herba.Tumbuhan mudah dibudidayakan, ramah lingkungan, dan hampir seluruh bagian yang terdapat pada tumbuhan (mulai dari akar, umbi, batang, kulit, daun, biji, dan bunga)berkhasiat untuk mengobati berbagai macam penyakit. Obat tradisional telah menjadi konsumsi utama di beberapa negara sepert China,India,Amerika,Thailand,dan negara-negara lainnya.Bahkan di Indonesia, obat tradisional sangat popular. Hal tersebut dapat kita lihat dengan banyak berdirinya perusahaan jamu dan obat tradisional.

Menurut Undang-Undang RI No. 23 Tahun 1992(TENTANG KESEHATAN),Pengobatan tradisional adalah pengobatan dan atau perawatan dengan cara, obat dan pengobatannya yang mengacu pada pengalaman dan keterampilan turun temurun dan diterapkan sesuai dengan norma yang berlaku dalam masyarakat

Ada beberapa contoh penggunaan tumbuhan sebagai obat tradisional :

1. Pagagan

Kandungan : asiatikosida, brahmic acid, Na, Ca, Fe, Gula, Vitamin B, Karotenoid, Garam, Tatin, Resin, Mucilage, Centellose, dan lain-lain

Manfaat : mengatasi maag, hipertensi, stroke, memberikan nutrisi otak, mempercepat penyembuhan luka, mempercepat proses detoksifikasi, pencegah flu burung, lepra, campak, hepatitis, amandel, cacingan, mengatasi demam, dan lain-lain.

2.Temulawak

Kandungan : kurkumin dan minyak atsiri (phelandren, kamfer, borneol, xanthorrhizol, Turmerol, dan Sineal).

Manfaat : meningkatkan nafsu makan, menurunkan panas, membersihkan darah, merangsang produksi ASI, antiradang, melancarkan air seni, membunuh kuman, dan anti keracunan empedu.

3. Minyak Ikan

Kandungan : sumber EPA dan DHA, Asam Omega 3.

Manfaat : mencegah penyumbatan pembuluh darah, untuk pertumbuhan dan perawatan jaringan tubuh, melancarkan peredaran darah, mengurangi faktor penyebab cardiovaskular serta menurunkan kolesterol, membantu meningkatkan kecerdasan otak janin, mengurangi resiko penyakit jantung, meningkatkan nafsu makan anak, dan lain-lain.

Catatan : tidak disarankan mengkonsumsi minyak ikan secara berlebihan karena akan menurunkan kadar vitamin E, menyebabkan keracunan Vitamin A dan Vitamin D pada tubuh.

”..”….;;

About irsan_syarifuddin

PEKERJA BUMN KIMIA FARMA

Posted on February 11, 2010, in FARMASI and tagged , . Bookmark the permalink. 1 Comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: